Foto: Dok: Istimewa. Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) Kalimantan Timur terus mempercepat pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sembilan kabupaten/kota. Seluruh fasilitas ditarget tuntas dan beroperasi sebelum akhir tahun, sebagai fondasi utama layanan pangan bergizi untuk anak dan kelompok rentan. Pendamping Koordinator Regional BGN Kaltim, Sirajul Amin, menjelaskan bahwa progres pembangunan berjalan bertahap menyesuaikan kesiapan mitra daerah. Dari total 372 target SPPG, sebanyak 115 unit telah menerima SK penugasan kepala SPPG dari BGN. “Ber-SK itu artinya sudah ada penanggung jawab resminya. Tapi operasional tidak langsung berjalan karena ada persyaratan yang harus dipenuhi,” ujarnya, Jumat (28/11). BGN mencatat bahwa 73 SPPG ber-SK sudah beroperasi harian, sementara sisanya masih melengkapi proses transfer dana, pelatihan penjaga makanan, dan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sirajul menegaskan bahwa BGN memantau ketat seluruh tahapan agar layanan gizi bisa dipastikan aman saat dijalankan. Sementara itu, pembangunan SPPG di sebagian besar wilayah menunjukkan progres positif. Mahakam Ulu menjadi daerah dengan perkembangan paling lambat karena keterlambatan informasi dan proses awal, namun konstruksi dapur kini sudah berjalan. “Komitmen mitra se-Kaltim adalah menyelesaikan pembangunan atau renovasi sampai akhir tahun. Kami pantau terus agar tidak lewat batas waktu,” tegas Sirajul. Untuk memastikan ketepatan waktu, BGN menerapkan mekanisme rollback bagi lokasi yang melampaui tenggat sekitar 45 hari. Pengajuan akan dikembalikan ke tahap awal dan diberikan kepada mitra yang lebih siap. Kebijakan ini diterapkan agar seluruh program SPPG dapat tuntas di tahun berjalan. Sirajul menekankan bahwa BGN Kaltim akan terus mendampingi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota guna menjaga standar pembangunan dan konsistensi jadwal. “Seluruh dapur SPPG harus selesai sebelum akhir tahun agar layanan pangan bergizi bisa segera menjangkau masyarakat,” pungkasnya. BACA JUGA : BGN Kerahkan Korwil dan SPPI, Penanganan Gizi Darurat Sumut Capai Ratusan Ribu Porsi BGN Respons Keluhan Siswa, Variasi Menu Sekolah di Tolitoli Kini Boleh Pakai Ikan BGN Diapresiasi Pengamat: Kritik Justru Jadi Bahan Bakar Perbaikan Program MBG BGN Kerahkan Dapur Gizi untuk Bantu Ribuan Warga Terdampak Banjir di Solok ‘Smiling Indonesia’, Wajah Baru Anak-Anak Penerima MBG yang Disorot Wakil Kepala BGN Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.