Foto: Dok: Istimewa. Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk menangani dampak banjir di Sumatera Utara. Dari sepuluh kabupaten dan kota yang terdampak, terdapat 179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang langsung bergerak membantu warga. Hingga saat ini, total makanan yang berhasil didistribusikan mencapai sekitar 290.000 porsi, menjadi penopang kebutuhan gizi pengungsi maupun warga yang aksesnya masih terputus. Agung, salah satu pejabat BGN yang memantau langsung kondisi lapangan, menyampaikan bahwa seluruh Koordinator Wilayah SPPG serta para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) turun ke lokasi bencana sejak hari pertama. Mereka berada di garis depan untuk memastikan dapur-dapur umum tetap berjalan meski situasi di beberapa wilayah cukup berat. Ia menjelaskan bahwa pendistribusian makanan di titik-titik banjir Sumut bukan tugas mudah. Akses bahan baku terbatas, listrik tidak stabil, dan jaringan internet kerap hilang. Kondisi lebih menantang terlihat di Kepulauan Nias yang terdiri dari empat kabupaten dan satu kota, di mana sebagian SPPG terpaksa berhenti beroperasi karena Pelabuhan Sibolga sempat ditutup sehingga pasokan bahan makanan tidak bisa masuk. Di tengah kesulitan tersebut, SPPG tetap diminta untuk beroperasi penuh, termasuk pada Sabtu dan Minggu. Agung menyebut bahwa hingga kini belum ada mekanisme resmi terkait pengoperasian di hari libur, namun pimpinan BGN memberikan arahan agar dapur tetap berjalan demi menjaga kebutuhan logistik masyarakat. “Kami telah mendapat petunjuk dari pimpinan BGN untuk tetap beroperasi pada hari libur,” ujarnya. Upaya ini menjadi wujud komitmen BGN dalam memperkuat dukungan gizi bagi warga yang terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Utara dan Aceh. Melalui penyediaan pangan siap santap yang cepat, aman, dan bergizi, BGN berharap masyarakat dapat melalui masa tanggap darurat dengan terpenuhi kebutuhan dasar mereka, sambil menunggu kondisi wilayah berangsur pulih. BACA JUGA : BGN Respons Keluhan Siswa, Variasi Menu Sekolah di Tolitoli Kini Boleh Pakai Ikan BGN Diapresiasi Pengamat: Kritik Justru Jadi Bahan Bakar Perbaikan Program MBG BGN Kerahkan Dapur Gizi untuk Bantu Ribuan Warga Terdampak Banjir di Solok ‘Smiling Indonesia’, Wajah Baru Anak-Anak Penerima MBG yang Disorot Wakil Kepala BGN Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.