Foto: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dok: Istimewa. Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) terus menunjukkan kinerja positif dalam mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga Agustus ini, jutaan masyarakat sudah merasakan manfaatnya, terutama di Jawa Tengah, di mana tercatat sekitar 2,7 juta warga menerima layanan gizi dari program tersebut. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pihaknya selalu mengedepankan kualitas dan transparansi dalam setiap proses pelaksanaan. “Program ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun generasi Indonesia yang lebih sehat dan kuat. Kami memastikan setiap layanan tetap aman dan sesuai standar,” ujarnya di Jakarta. Perluasan Dapur Gizi Untuk mempercepat distribusi, pemerintah juga membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah, termasuk Jawa Tengah. Dengan hadirnya dapur-dapur baru, layanan MBG diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama anak sekolah. Dukungan Lintas Lembaga Program ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai instansi. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) siap memastikan keamanan setiap komponen pendukung MBG, sementara Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) mempercepat pembangunan fasilitas gizi di daerah. Menuju Indonesia Emas 2045 Dengan alokasi anggaran besar dan komitmen lintas lembaga, BGN optimistis program MBG akan menjadi pondasi penting menuju visi Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda tumbuh lebih sehat, cerdas, dan produktif. BACA JUGA : BGN Kerahkan Korwil dan SPPI, Penanganan Gizi Darurat Sumut Capai Ratusan Ribu Porsi BGN Respons Keluhan Siswa, Variasi Menu Sekolah di Tolitoli Kini Boleh Pakai Ikan BGN Diapresiasi Pengamat: Kritik Justru Jadi Bahan Bakar Perbaikan Program MBG BGN Kerahkan Dapur Gizi untuk Bantu Ribuan Warga Terdampak Banjir di Solok ‘Smiling Indonesia’, Wajah Baru Anak-Anak Penerima MBG yang Disorot Wakil Kepala BGN Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.